Cinta Berkalang Dosa

CINTA BERKALANG DOSA

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ الرُّ قَى وَالتَّمَائِمَ والتِّوَالَةَ شِرْكٌ

Sesungguhnya ruqyah (jampi-jampi), jimat dan pelet itu adalah syirik.” (Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah, Al Hakim. Disebutkan oleh Syaikh Al Albani dalam silsilah Ahadits Ash Shahihah no 331)

Jika seorang istri atau suami menggunakan sesuatu berupa sihir agar selalu dicintai pasangannya sudah merupakan perbuatan syirik, lebih-lebih lagi untuk orang lain.

Sebagian manusia yang berhati kerdil jika tertarik kepada seseorang dia mengunakan pelet baik melalui bantuan dukun atau wirid-wirid tertentu yang didapat dari buku yang sesat bernama “mujarobat” atau lainnya agar orang tersebut menjadi cinta kepadanya.

Jika orang yang dia sukai ternyata menikah dengan orang lain, tidak segan-segan orang yang berhati kotor dan kejam ini menyihir pasangan tersebut atau salah satunya agar saling membenci. Ada juga yang melakukan guna-guna dan mengirim jin-jin jahat untuk mengganggunya.

Hendaknya anda bertaubat kepada Allah atas perbuatan syirik tersebut, karena Allah tidak mengampuni dosa syirik sampai anda bertaubat, sesungguhnya pintu taubat selalu terbuka sebelum datangnya kematian. Haruslah anda sadari bahwa rasa kecewa dan patah hati yang anda alami itu disebabkan maksiat dan dosa anda karena sebelumnya anda melakukan hal-hal yang dilarang Allah berupa berjalan berdua dengan pacar, bermesraan, bercanda, berpegangan dan lain-lain padahal dia bukan istri anda. Allah menghukum anda setelah merasakan kenikmatan dan kebahagiaan yang semu dengan kesempitan dada dan kesengsaraan bathin. Seharusnya anda bertaubat bukannya malah berbuat dosa yang lebih besar lagi yaitu syirik kepada Allah dan menzhalimi makhluk Allah. Hendaklah kita ridha atas takdir Allah untuk kita. Boleh jadi kita tidak menyukai sesuatu padahal sesuatu itu baik untuk kita. Dan boleh jadi menyukai sesuatu padahal sesuatu itu buruk untuk kita. Allah mengetahui sedangkan anda tidak mengetahui.

Bertawakallah kepada Allah dan hendaknya anda berjiwa besar. Bacalah ayat-ayat al Qur-an dan renungilah maknanya, pelajarilah tafsirnya karena al Qur-an adalah syifa (penyembuh) yang mujarab. Bersegeralah melaukan ketaatan, shalat lima waktu, menuntut ilmu yang bermanfaat, berbakti kepada kedua orang tua, silaturrahim, shadaqah kepada faqir miskin, menjamin para janda dan anak yatim, memenuhi hajat orang lain dan lain-lain.

Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Allah akan memberikan jalan keluar dari arah yang tidak ia sangka. Barangsiapa beriman dan beramal shaleh pasti Allah berikan kepadanya kehidupan yang baik, bahagia di dunia dan akherat. Semoga Allah mengampuni dosa kita semua, mensucikan hati kita, memudahkan kita untuk dapat memperbaiki diri dan beribadah kepada Allah dengan benar dan dijauhkan dari segala perbuatan syirik


(Lautan Cinta, Upaya Merekatkan Cinta Kasih karya Ustadz Fariq bin Qasim ‘Anuz, Darul Qolam Jakarta, th. 1426)
Previous
Next Post »