hati mana yang tidak pernah sedih

hati mana yang tidak pernah sedih
ketika yang tercinta telah pergi
maka engkaupun bersedih, lalu menangis..
Allah tidak akan menimpakan musibah yang menghancurkan dada, memecahkan kepala, tidak ada musibah yang seperti itu. Tidak seperti gunung yang meledak, Allah tidak akan memberi kecuali sesuatu yang kita mampu.

Hati mana yang tidak pernah bersedih
ketika musibah datang silih berganti
maka engkaupun bersedih lalu menangis.

Hati mana yang tidak pernah bersedih, cukup satu doa dari jutaan doa yang pernah terucap, doa yang diajarkan oleh kekasih tercinta.

“Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu, ubun-ubunku berada di tangan-Mu, apapun yang berlaku terhadap diriku dan ketetapanmu ada pada diriku, aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namai diri-Mu dengannya, atau yang Engkau turunkan didalam kitab-Mu atau yang engkau ajarkan kepada seseorang yang menjadi hamba-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu gaibmu dari sisi-Mu, aku mohon dengan itu ya Allah, agar engkau jadikan Alquran sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku, pelipur kesedihanku, dan penghilang bagi kesedihanku”.

Banyak orang yang mendapatkan musibah, bayangkan betapa besarnya pahala yang kita dapat dari musibah yang di timpakan Allah kepada hamba-Nya. Kita akan diberikan ganjaran sesuai dengan musibah yang kita rasakan. “Sesusungguhnya besarnya pahala bersamaan dengan besarnya musibah”. Bayangkan besarnya pahala jika kita mampu untuk menerima musibah dengan iklas dan tawakal.
Previous
Next Post »