Bukan dengan Lagu Melankolis

Assalmu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh..

Sahabat,saudarku fillah,
Ketika lagu-lagu melankolis begitu mewarnai hari-hari para muda mudi zaman sekarang. Lagu-lagu bertemakan cinta, bagaikan sesuatu yang wajib. Jika tak mendengarkan walaupun hanya sehari, serasa ada yang kurang. Parahnya kebiasaan tersebut berimbas pada perilaku para muda mudi.
Lirik lagu cinta yang cenderung melankolis dan tak ada semangat di tambah kondisi mereka (muda mudi) yang sedang dalam pencarian atau gamang, membuat mereka cepat terbuai.

Karena terkadang lirik yang terdapat dalam lagu hampir sama dengan kisah cinta yang mereka alami. Akibatnya mereka begitu khusyuk menghayati atau bahkan hafal sebagian besar lagu-lagu tersebut. Memang sebagian besar pula lagu yang di tampilkan sangat easy listening namun tak jarang yang berisikan lirik nakal.

Ibnu Taimiyah pernah berkata:
‘Musik dan Al Qur’an tidak akan berjumpa dalam keasyikan yang sama. Orang yang asik dengan musik, tidak akan mampu menyerap keindahan Al Qur’an. Orang yang mudah menikmati keindahan Al Qur’an, pasti akan gerah mendengar lantunan music. Saat keasyikan mendengar salah satunya berkurang, bertambahlah kesenangan mendengarkan yang lain.’

Saat mereka sudah terbuai dengan lagu-lagu melankolis, maka semangat mereka dalam menjalani hidup pun terkadang menurun. Hati dan pikiran mereka hanya di bayangi kisah percintaan mereka yang seringnya tak sesuai dengan keinginan.

Dari masalah yang terkesan sepele bahkan di besar-besarkan. Tak jarang karena hal sepele tersebut, bisa menimbulkan kebodohan yang tak masuk di akal. Misalnya bunuh diri karena di tolak oleh seseorang yang disukainya.

Proses kreatif yang dihasilkan juga menurun. Ketika hati dan pikiran di penuhi oleh masalah percintaan, maka seperti tak ada ruang untuk dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Output yang di hasilkan hanya berupa keluhan-keluhan.

Semangat hanya menjadi kata yang terhirup lalu terhembus kembali. Kehidupan mereka hanya di sibukkan bagaimana mencari pria atau wanita yang baik dan baik. Berpindah dari satu pria ke pria lain atau satu wanita ke wanita lain. Berdalih mendapatkan yang terbaik, justru mereka terperangkap ke dalam jurang dosa yang menganga.

Kenikmatan mereka mendengarkan lagu-lagu seperti menggeser kenikmatan membaca kalam ALLAH. Padahal teramat banyak ayat ALLAH yang berisi kabar gembira bagi mereka yang bersedih, galau, gundah gulana dan mengalami kebimbangan.

Dalam (QS. Ar Ra’du 28), ALLAH berfirman:
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat ALLAH. Ingatlah, hanya dengan mengingati ALLAH-lah hati menjadi tenteram.”

Banyak semangat yang akhirnya terabaikan dengan menggandrungi lagu-lagu yang hanya berisikan tentang kenestapaan cinta, semunya cinta dan lainnya.

Bacalah Al-Qur’an, maka di dalamnya akan di temukan segala macam pemecahan masalah. Bacalah Al-Qur’an dan nikmatilah maknanya maka akan yakinlah diri menghadapi kehidupan yang fana,Karena ada sumber semangat, suka cita, janji ALLAH bagi hamba-NYA yang bertaqwa yang meninggalkan kesenangan sementara demi sesuatu yang hakiki. 

Bukalah hati pada keindahan kalam-NYA, hingga apapun selain itu tak mampu menggoyahkan iman yang menggelora.


Wallahu a’lam bis showab…
Previous
Next Post »