Buah Menjaga Lisan

lanjutan artikel yang berjudul Lidah Tak Bertulang dan Keutamaan Lisan dan kali ini akan melanjutkan dengan judul Buah Menjaga Lisan. menjaga lisan akan memberikan banyak manfaat dintaranya :

1. Akan mendapat keutamaan dalam melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (Sahih, HR. al-Bukhari no. 6090 dan Muslim no. 48)

2. Akan menjadi orang yang memiliki kedudukan dalam agamanya.

Dalam hadits Abu Musa al-Asy’ari, ketika Rasulullah ditanya tentang orang yang paling utama dari orang-orang Islam, beliau menjawab:

مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

“(Orang Islam yang paling utama adalah) orang yang orang lain selamat dari kejahatan tangan dan lisannya.” (Sahih, HR. al-Bukhari no. 11 dan Muslim no. 42)
Hadits ini menjelaskan larangan mengganggu orang Islam, baik dengan perkataan maupun perbuatan. (Bahjatun Nazhirin, 3/8)

3. Mendapat jaminan dari Rasulullah untuk masuk surga.

Rasulullah n bersabda dalam hadits dari Sahl bin Sa’d :

مَنْ يَضْمَنْ لِيْ مَا بَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ

“Barang siapa yang menjamin untukku apa yang berada di antara dua rahangnya (mulut/lisan) dan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan) maka aku akan menjamin baginya al-jannah (surga).” (HR. al-Bukhari no. 6088)

Dalam riwayat al-Imam at-Tirmidzi (no. 2411) dan Ibnu Hibban (no. 2546), dari sahabat Abu Hurairah, Rasulullah  bersabda:

“Barang siapa dijaga oleh Allah dari kejahatan apa yang ada di antara dua rahangnya serta kejahatan apa yang ada di antara dua kakinya (kemaluan) maka dia akan masuk surga.”

4. Allah l akan mengangkat derajat-Nya dan memberikan ridha-Nya kepadanya.

Rasulullah n bersabda dalam hadits dari Abu Hurairah :

إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللهِ تَعَالَى مَا يُلْقِي لَهَا بَالاً يَرْفَعُهُ اللهُ بِهَا دَرَجَاتٍ

“Sesungguhnya seorang hamba berbicara dengan satu kalimat dari apa yang diridhai Allah yang dia tidak menganggapnya (bernilai) ternyata Allah  mengangkat derajatnya karenanya.” (HR. al-Bukhari no. 6092)

Dalam riwayat al-Imam Malik, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad serta disahihkan oleh asy-Syaikh Salim bin ‘Ied al-Hilali dalam Bahjatun Nazhirin (3/11), dari sahabat Bilal bin al-Harits al-Muzani  bahwa Rasulullah n bersabda:

“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang diridhai oleh Allah dan dia tidak menyangka akan sampai kepada apa (yang ditentukan oleh Allah), lalu Allah mencatat keridhaan baginya pada hari dia berjumpa dengan Allah.”

Demikianlah beberapa keutamaan menjaga lisan. Semoga kita diberi kekuatan oleh Allah untuk melaksanakan perintah-Nya dan perintah Rasul-Nya, serta diberi kemampuan untuk mengejar keutamaan tersebut. Wallahu a'lam

sumber : http://asysyariah.com/lidah-tak-bertulang.html
Previous
Next Post »

1 comments:

Click here for comments
Connexindo
admin
Thursday, 10 July, 2014 ×

janji allah itu indah ;)

Congrats bro Connexindo you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar