Cinta nafsu (Thaghut baru)

Sebagian orang mengatakan bahwa menikahi sang kekasih adalah karena cintanya kepada Allah. Apakah benar cinta karena Allah? Karena jika saja cinta itu benar karena Allah, niscaya akan membawa diri semakin dekat kepada-Nya. Maka patut dipertanyakan cintanya itu, apakah benar karena Allah atau hawa nafsu semata.


Cinta. Meminta dan memberi cinta dari dan kepada yang belum berhak. Alangkah malunya hati bila memberikan cinta pada yang tidak berhak. Tiadalah berhak memberikannya, karena sudah ada pemiliknya, meski belum tahu siapakah belahan jiwa itu… karena pasangan jiwa adalah rahasia Allah. “ Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah, maka mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaanNya (niscaya mereka menyesal) “ (QS. Al Baqarah : 165)

sumber : akhwatmuslimah.com
Previous
Next Post »